Saturday, May 2, 2009

Jeritan Rakyat

Hmm. Diatas itu judul dari puisi g yg menang lomba kemaren.. *baca post dibawah*

Sebenarnyaa.

G lupa udah nulis apaan. Sumpah.

Yang dibawah ini g ambil dari draft yg g bikin di tempat lomba.

Kaenya ga persis dengan apa yg g kumpul waktu itu.

Tapi kurang lebih kae gini lah. XDXD

enjoyy.


Jeritan Rakyat


Siapa yang tak tahu kekayaan negeri Indonesia?

Dan siapa pula yang tidak tahu keserakahan pemerintah kita?

Uang, uang, uang, dan hanya uang

Kesejahteraan rakyat tak lagi penting

Hutan kita dibabat habis, jadi produk industri lebih menguntungkan katanya

Menguntungkan bagi siapa?


Yang terhormat para menteri,

Tahukah kalian sangat memuakkan dengan perut buncit itu?

Aku yakin isisnya cacing dan ulat

Tolong berhenti makan uang kami!

Apakah kalian tidak pernah belajar agama dan sopan santun?

Bukankah kalian adalah orang-orang yang mengaku berintelektual tinggi?

Tidak tahukah kalian bahwa mengambil milik orang lain itu dosa?

Kembalikan uang kami!


Minta tunjangan ini-itu

Mengeluh gaji tak pernah cukup

Kami bisa hidup dengan tiga belas ribu rupiah sebulan

Apalagi yang tak cukup pak?

Oh ya, aku lupa.

Bagaimana bisa cukup ya

Membiayai dua bahkan tiga dapur

Belum lagi yang dibayar untuk semalam saja

Hehe. Maaf pak, saya lupa.


Kain merah putih itu tak lagi berkibar

Tak ada lagi angin pujian untuk Indonesia

Yang tersisa hanyalah api celaan yang berkobar

Yang membakar habis bendera kita


Kapankah kemakmuran rakyat yang merata bisa didapati?

Kapankah korupsi bisa diberantas habis?

Kapankah mereka bisa berhenti berjanji buta?

Atau haruskah kutanya ‘akankah’?

Entahlah..

Kuharap sebelum kiamat tiba.

3 comments :

  1. Beberapa bagian keren banget. ;))
    ...btw, kiamat sebentar lagi kez.

    ReplyDelete
  2. keren skali ipul!!!

    ReplyDelete