G matre? Mungkin bagi sebagian orang akan beranggapan iya, setelah baca tulisan g yg satu ini. Hahhha.
Di jaman yang sulit duit ini, masalah ekonomi menjadi salah satu pilar penyangga dalam hal pacar-berpacaran. Bukan lagi hal tabu untuk dibicarakan, tapi hal yang wajib.
G bukan tiba2 mo nulis soal ginian, dah lama sebenarnya tapi baru sempat sekarang setelah survey yang agak memakan waktu. XD Oia, objek penelitian g bukan cuman cew ya, cow juga g tanyain.

Girls, ada yang mo pacaran sama cowo yg ga punya duit?
*ga punya duit disini bukan berarti miskin melarat gitu, tapi yah yang hidupnya pas2an banget banget bangett.
G sih engga XD
Cinta sih cinta, tapi kalo masalah duit? Duit ya duit larr. Haha
Dari hasil survey g, hampir 100% menjawab ga mao pacaran sama orang yang ga punya uang.
Dari kira2 50 orang, 3 cowo diantaranya blg bahwa mereka akan bertahan selama cinta masih ada.
Beneran lo mreka blg gini, “Selama masih saling sayang, apapun pasti bisa dilewati.” W-O-W. Gudlak boys.
Dan yang ga mao pacaran sama orang yang ga berduit rata2 blg gini, “Cinta berlimpah tapi nasi ga ada, makan tuh cinta!”
And, beberapa dari objek penelitian g putus karena masalah ekonomi ini, meskipun bukan alasan utama dan alasan ini byasanya ga dikemukakan pada waktu putus. hahas
Yea, buat g yang berada di kelompok kedua juga berpikiran sama.
Menurut g cinta ga bisa dijadikan satu2nya alasan untuk menjalani sebuah hubungan. Cinta masih harus didukung oleh financial power sebelum dilanjutkan ke jenjang yang lebih lanjut *pacaran, ataupun pernikahan*.
ATAU, meskipun sekarang belum punya duit sendiri tapi punya skill. Kalo yang kae gitu masih oke lah, boleh beloh. haha
G tau kali ini g nulisnya agak kurang objektif. Hahha tapi ya gitulah.
Well, menurut g ini bukan matre, ini REALISTIS.
Get real lah people. XD

"You made it clear when you say.. I just don't love you no more.. Don't Love You No More-Craig David"
Sore ini berhujan,
terdengar lagu Don't Love You No More - Craig David yang terputar secara random dari hapeku..
aku tak tahu mengapa ku selalu teringat akan dirimu di kala hari sedang hujan
... mungkin karena hujan turun seperti air mata
memori pun berputar seperti roll film
menayangkan adegan-adegan saat kita masih bersama
wajah itu, senyuman itu, ciuman itu, perasaan itu..
hatiku masih sakit, sangat sakit ..tentu saja.
fiuuh.
haah?
kamu pikir aku menangis lagi?
ah, kamu bercanda.
aku tidak punya air mata lagi untukmu, brengsek. *haha sorry*
dan setelah hujan berhenti.. matahari kembali bersinar.
"takkan aku ingat lagi, sakit hati yang kau beri.. pergilah cintaku, biarkan berlalu.. Hello-Biarkan Berlalu"
